Mata Kampak Yang Mengapung

Mata Kampak Yang Mengapung

2 Raja-Raja 6 : 1-7

Didunia ini hampir tidak ada jenis logam yang bisa mengapung diair kecuali 3 jenis logam yaitu:

  • Lithium
  • Potassium
  • Sodium

Walaupun ketiga jenis logam ini mampu mengapung diair tetapi akan segera terbakar akibat proses oksidasi – sehingga memang bisa dikatakan kemampuan metal / besi untuk mengapung diair nearly impossible. Ada juga logam yang dikenal Suku Dayak dalam legendanya untuk membuat senjata Mandau yang memiliki kemampuan mengapung diair atau dikenal dengan “SANAMAN LAMPANG” jenis besi ini menurut legendanya bukan berasal dari alam manusia tetapi alam atas atau alam para makhluk Sorgawi. Sehingga kasus mengapungnya logam yang bertentangan dengan hukum fisika dapat secara kebudayaan dapat dikatakan berhubungan dengan suatu yang Sorgawi.

Teks yang kita baca didalam 2 Raja-Raja ini berbicara mengenai mujizat “Mata Kampak Yang Mengapung” – Suatu Mujizat yang bertentangan dengan hukum fisika dan sesuatu yang secara kulturalpun berhubungan dengan sesuatu yang divine. Menarik ketika kita coba menafsirkan teks bacaan ini.

Menurut kisah pada suatu waktu rombongan Nabi (Murid-murid Elisa) hendak membangun rumah / pondok tempat mereka bernaung, saat itu mereka meminjam BELIUNG atau Kampak dari orang lain. Secara kebudayaan Kampak / Beliung adalah alat kerja yang sangat berharga dimana mata kampak / beliung jaman dahulu hanya diikatkan dengan tali / rotan, sehingga umum terjadi mata Kampak / Beliung bisa terlepas dari gagangnya – Hal ini dapat kita lihat didalam Ulangan 19 : 5

misalnya apabila seseorang pergi ke hutan dengan temannya untuk membelah kayu, ketika tangannya mengayunkan kapak untuk menebang pohon kayu, mata kapak terlucut dari gagangnya, lalu mengenai temannya sehingga mati, maka ia boleh melarikan diri ke salah satu kota itu dan tinggal hidup. (Ulangan 19:15)

Ketika mata kampak itu tenggelam kita melihat ekspresi para nabi

Dan terjadilah, ketika seorang sedang menumbangkan sebatang pohon, jatuhlah mata kapaknya ke dalam air. Lalu berteriak-teriaklah ia: “Wahai tuanku! Itu barang pinjaman!” (2 Raja-Raja 6: 5)

Expresi yang digunakan adalah (אֲהָהּ) – ahah yang berarti semacam sial, celaka. Ekspresi ini disebakan kekuatiran mereka bahwa kampak ini merupakan barang pinjaman. Seperti yang dijelaskan diatas “kampak / beliung” merupakan peralatan kerja yang sangat berharga. Bukankah kita juga akan mengalami ekspresi seperti ini ketika apa yang menjadi pekerjaan kita terlepas atau bahkan usaha yang kita kerjakan gagal – padahal apa yang kita pakai merupakan pinjaman, atau hal yang berharga dari hidup kita terlepas begitu saja.

Ketika kita mengalami hal itu ingatlah akan satu hal bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang mampu mengerjakan segala sesuatu yang bertentangan dengan hukum alam – Jatuh pasti kebawah – Allah kita mampu membuat Mata Kampak yang harusnya tenggelam tetapi mengapung. Maka Ia pun sanggup membuat hidup kita yang terjatuh bukan kebawah tetapi naik.

Tetapi apa yang dilakukan Elisa untuk membuat mata kampak itu mengapung. “Kemudian Elisa memotong sepotong kayu, lalu dilemparkannya ke sana, maka timbullah mata kapak itu dibuatnya.” – ini semakin tidak masuk akal. Tetapi apa yang dilakukan Elisha adalah bentuk act of faith atau tindakan iman. Didalam kebatinan ada istilah “PETUA” atau sesuatu yang dilakukan berulang-ulang dengan sebuah kepercayaan. Sebagai contoh dahulu ada seorang di Kalimantan yang terkenal memiliki ilmu yang jika ia melotot maka bisa membakar – konon apa yang dilakukannya ialah setiap kali sebelum ayam berkokok ia naik ke atas pohon dan menunggu untuk memandang matahari terbit.

Saya bukan sedang mengajak flocks untuk terlibat didalam ilmu kebatinan tetapi jika orang-orang ini dengan kepercayaan yang walaupun keliru bisa membuat suatu hal yang tidak mungkin. Kenapa kita tidak mencoba membuat “simple act of faith” hari demi hari. Bukankah Yesus berkata kalau kamu punya iman sebesar biji sesawi maka kamu dapat memindahkan gunung. Kepercayaan itu perlu dilatih hari demi hari ia tidak hanya muncul sesaat ketika kita mendengar khotbah atau didoakan.

Hal yang sederhana yang dapat kita lakukan ialah setiap pagi mari kita mendaraskan doa-doa mazmur atau doa Yabes sebagai bentuk latihan kepercayaan kita – Bukan sebagai bentuk mantra tetapi dengan kita mengucapkan baik dengan mulut dan hati kita sedang melatih diri kita untuk percaya. Penulis memiliki kebiasaan sejak SMP mendaraskan mazmur setelah berdoa dari Mazmur 25:4-5 dan diakhiri dengan doa Yabes.

Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. (Mazmur 25:4-5)

 

“Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” (1 Taw 4:10)

Atau mendaraskan doa Birkat Habayit silahkan baca link:

Birkat HaBayit (ברכת הבית:) : Berkat bagi rumah

Bezeh haaˁar lo yavo ṣaˁar. (בזה השער לא יבוא צער.): Biarlah tidak ada kesedihan yang datang melalui gerbang ini

Bezot haddirah lo tavo ṣarah. (בזאת הדירה לא תבוא צרה.): Biarlah tidak ada bencana yang masuk kedalam kediaman ini

Bezot haddelet lo tavo bahalah. (בזאת הדלת לא תבוא בהלה.): Biarlah tidak ada ketakutan yang masuk melalui pintu ini

Bezot hammaḥlaqah lo tavo maḥloqet. (בזאת המחלקה לא תבוא מחלוקת.): Biarlah tidak terjadi perselisihan ditempat ini

Bezeh hammaqom tehi brakah wesalom (בזה המקום תהי ברכה ושלום): Biarlah rumah ini dipenuhi berkat, sukacita dan damai sejahtera

Shalom,

west madura offshore 16/Juni/2014

MISSION TRIP SEPANG KOTA

MISSION TRIP SEPANG KOTA

Hi flocks, beberap saat ini memang kita jarang posting dan update kegiatan kita. Tapi Flocks bukan berarti kita berhenti dalam melakukan missi didaerah pedalaman. Bulan Desember kemaren kita beberapa anggota LF melakukan missi di desa Sepang Kota, Kab. Gunung Mas. Dalam acara ini kita membagikan juga bingkisan natal berupa Alkitab LF dan peralatan sekolah seperti tas, buku, pensil, buku gambar dsb.

Bingkisan Natal Yang sedang Dipersiapkan Team LF

Bingkisan Natal Yang sedang Dipersiapkan Team LF

Bingkisan Natal Yang sedang Dipersiapkan Team LF

Bingkisan Natal Yang sedang Dipersiapkan Team LF

Team LF bergerak dari Kota Palangkaraya pada tanggal 28 Desember pagi ada yang menggunakan mobil dan ada juga yang menggunakan sepeda motor. Memasuki Desa Sepang Kota, jalan sangat tidak baik, bahkan ada salah satu motor penjual BBM yang terbalik. Team LF menyempatkan diri untuk membantu bapak ini.

Mobil team LF mencoba melewati kubangan jalan yang besar

Mobil team LF mencoba melewati kubangan jalan yang besar

Motor penjual BBM yang terbalik

Motor penjual BBM yang terbalik

Team LF berusaha membantu penjual BBM tersebut

Team LF berusaha membantu penjual BBM tersebut

Alhirnya bisa diangkat kembali motornya

Alhirnya bisa diangkat kembali motornya

Kondisi jembatan memasuki Desa Sepang Kota

Kondisi jembatan memasuki Desa Sepang Kota

Kondisi jembatan memasuki Desa Sepang Kota

Kondisi jembatan memasuki Desa Sepang Kota

Sesampainya di Desa Sepang Kota, team LF menginap di rumah pastori gereja, kita berkesempatan juga untuk melihat sekeliling Sepang Kota ini dan menelusuri sejarahnya (selengkapnya baca di: Sejarah Sepang Kota)

Berjalan di sekililing Desa Sepang Kota

Berjalan di sekililing Desa Sepang Kota

Makan Pentol Bakso dulu

Makan Pentol Bakso dulu

Suasana makan di Pastori

Suasana makan di Pastori

Pada hari Sabtu itu bertepatan dengan Natal Remaja Sepang Kota, kita berkesempatan untul memberikan kesaksian pujian dan membagikan renungan harian remaja.

Suasana Natal Remaja Sepang Kota

Suasana Natal Remaja Sepang Kota

Suasana Natal Remaja Sepang Kota

Suasana Natal Remaja Sepang Kota

Kak Ocy dengan buku cerita untuk anak-anak dan Renungan Harian buat remaja

Kak Ocy dengan buku cerita untuk anak-anak dan Renungan Harian buat remaja

Hari minggunya sebelum acara untuk anak-anak, team LF diminta untuk melayani ibadah minggu, kali ini kami bersama Bue Dion Tanggalong yang merupakan salah satu Dosen S-2 Theologia. Dan juga pada ibadah minggu kami berkesemapatan lagi untuk memberikan sedikit kesaksian dari Kak Bobby dan kesaksian pujian “S’lalu bersamaku”.. kesaksian ini menceritakan background team LF yang telah sama-sama ditinggalkan oleh ayah yang meninggal dunia, bahkan Kak Bobby yang pada malan natal tahun 2013 yang lalu, kita menceritakan bahwa ada satu Pribadi yang senantiasa mengasihi kita yaitu Yesus.

Dalam acara natal kali ini team LF berdandan menjadi Santa Claus.

Team LF latihan pada Sabtu Malamnya untuk persiapan KKR anak

Team LF latihan pada Sabtu Malamnya untuk persiapan KKR anak

Sebelum Pelayanan sarapan dahulu yang dibuatkan oleh 2 chef tampan heheh

Sebelum Pelayanan sarapan dahulu yang dibuatkan oleh 2 chef tampan heheh

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Seperti visi LF membagikan alkitab edisi anak-anak, kali ini juga team LF membagian 100 eks Alkitab dan juga memperkenalkan sejak dini apa itu alkitab, kenapa kita harus membaca alkitab dan bagaimana cara membaca alkitab.

DSC07617

Anak-anak menerima Alkitab edisi LF

Anak-anak menerima Alkitab edisi LF

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana KKR Anak

Suasana Games

Suasana Games

Suasana Games

Suasana Games

Suasana Games

Suasana Games

Tidak hanya membagikan alkitab ,seperti yang diceritakan di atas, LF juga membagikan bingkisan natal berupa peralatan sekolah seperti tas, buku, alat tulis dan snacks..

Membagikan Bingkisan Natal

Membagikan Bingkisan Natal

Membagikan Bingkisan Natal

Membagikan Bingkisan Natal

Anak-anak yang hadir pada Mission Trip di Sepang Kota

Anak-anak yang hadir pada Mission Trip di Sepang Kota

Anak-anak yang hadir pada Mission Trip di Sepang Kota

Anak-anak yang hadir pada Mission Trip di Sepang Kota

Anak-anak yang hadir pada Mission Trip di Sepang Kota

Anak-anak yang hadir pada Mission Trip di Sepang Kota

Sebelum pulang, team LF dijamu dengan baik oleh warga Desa, dan menikmati suasana kekeluargaan yang kental dari Desa ini.

DSC07700 DSC07707 DSC07708

Tahun ini LF akan berencana melakukan misi ke Desa Sedulun, Tanah Tidung, Kalimantan Utara. Menjangkau anak-anak Suku Berusu. Selain KKR kita juga akan membuat sosialisasi kesehatan gigi buat anak-anak. Jika Flocks tertarik untuk ikut bagian.. jangan ragu untuk menghubungi kita.. Shalom dan Selamat Natal & Tahun Baru. Tuhan Yesus Memberkati

Hohohoh

Hohohoh

Surabaya 27/Jan/2014

ANTIKRISTUS

ANTIKRISTUS

Antichrist-from-Osogovo-Monastery

Sebelum kenaikan-Nya ke Sorga, Tuhan Yesus berjanji pada kita bahwa Ia akan datang kembali ke bumi. Kapankah tiba saatnya Tuhan datang kedua kali? Itu adalah rahasia Tuhan sendiri. Namun demikian tanda-tanda kedatangan Kristus yang Keduakalinya nyata ada didepan kita:

  • Munculnya Israel sebagai Negara
  • Kemajuan Ilmu pengetahuan & Teknologi
  • Munculnya nabi-nabi palsu
  • Sex yang menyimpang, dsb

Semua tanda yang tercantum didalam Alkitab itu sudah dan akan terus digenapi. Selain itu, ada satu tokoh utama di akhir zaman ini menurut Alkitab. Ia adalah “ANTIKRISTUS”. Hal ini dapat kita jumpai didalam beberap ayat berikut:

1 Yohanes 2:18 Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. 2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

1 Yohanes :3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

2 Yohanes 1:7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

Dari ayat diatas kita dapat melihat bahwa Antikristus ini ada dua:

  1. Antikristus yang adalah pribadi yang akan muncul di akhir zaman
  2. Antikristus yang adalah roh yatiu berupa gerakan, faham, ideologi yang menentang Kristus. Sudah banyak gerakan/faham yang menolak atau menghina keTuhanan Kristus, ini yang disebut spirit of antichrist.

Didalam Wahyu 13:1Dan ia tinggal berdiri di pantai laut. Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. 13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.

Ayat diatas menuliskan bahwa binatang ini akan keluar dari laut. Laut selalu melambangkan “keresahan”, maka kemungkinan Antikristus akan muncul ditengah-tengah keresahan dunia. Dan laut yang dimaksudkan juga adalah “Laut Tengah”. Jika dipakai secara simbolis = a sea of people. Berarti, antikristus akan datang dari antara bangsa-bangsa yang ada di sekitar Laut Tengah.

MIMPI NEBUKADNEZAR

Daniel 2:32 Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, 2:33 sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. 2:34 Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk. 2:35 Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.

Patung Nebukadnezar

Patung Nebukadnezar

Daniel dengan ilham Tuhan memberi penafsiran terhadap mimpi Nebukadnezar itu sebagai berikut:

  1. Kepala patung terbuat dari emas = Kerajaan babel
  2. Dada & lengan dari perak = Kerajaan Mado-Persia (makanya lengan ada ini menunjukan dua kerajaan)
  3. Perut & Pinggang dari tembaga = Kerajaan Yunani
  4. Paha dari besi = Kerajaan romawi (paha juga panjang da nada dua ini juga menunjukan panjangnya masa pemerintahan, dimana pemerintahan romawi mencapai 1100 tahun dan kerajaan romawi terbagi atas dua, di Romawi dan Konstantinopel)
  5. Kaki dari besi dan tanah liat = Negara-negara modern, namun seperti besi dan tanah liat tidak bisa bersatu maka ini adalah kesatuan Negara-negara yang dipaksakan dan disinilah muncul keresahan bangsa-bangsa

Didalam Wahyu 13:6-8, kita dapat melihat aktivitas terkait dengan keberadaan Antikristus:

13:6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga. 13:7 Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. 13:8 Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.

Aktivitas yang dimaksud adalah:

  • Menghujat Allah (ayat-6)
  • Perang melawan orang-orang kudus (ayat 7)
  • Orang-orang akan menyembah antikristus (ayat 8)

Dalam karyanya Antikristus akan dibantu oleh 2 pribadi lain yaitu: Nabi palsu & Naga.

Wahyu 13:11 Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.

Itu adalah nabi palsu. Dan ia menyuruh manusia untuk menyembah kepada Antikristus yang disebut sebagai binatang yang luka oleh pedang didalam Wahyu 13:14

13:14 Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.

ANTIKRISTUS + NABI PALSU + NAGA = TRINITY OF SATAN

Antikristus ini akan menguasai 3 hal besar di akhir zaman:

  • Politik (Wahyu 13:7)
  • Agama (Wahyu 13:13-15)
  • Ekonomi (Wahyu 13:16-17)

Hal ini akan membuat kehidupan orang percaya menjadi sangat sulit. Alangkah mengerikannya jika kita sampai masuk ke zaman Antikristus ini.

Aangka 666

666

666

Dan luar biasa Alkitab memberitahu kita tentang suatu rahasia mengenai Antikristus didalam Wahyu 13:18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

6 adalah angka manusia. Manusia terikat dengan angka 6 ini. Perhatikan saja:

  • Tuhan menciptakan manusia pada hari ke-6
  • Hari kerja manusia Senin-Sabtu = 6 hari
  • 1 hari = 24 jam = 4 x 6
  • 1 jam = 60 detik
  • 1 menit = 60 detik

6 adalah angka manusia tanpa Tuhan dan selalu melawan Firman Tuhan

62 = 36 (1+2+3+4+5+6+…………………………………….+36 = 666)

Jadi 666 merupakan puncak perlawanan manusia melawan Tuhan.

GOLIATH (1 Sam 17: 4-7)

  • Tinggi = 6 hasta sejengkal
  • Alat-alat yang dipakainya = 6 buah: ketopong tembaga, baju zirah, penutup kaki, pelindung bahu, tombak dan perisainya
  • Berat mata tombak = 600 syikal besi
  • Capnya = 6

PATUNG NEBUKADNEZAR (DAN 3:1)

  • Tinggi = 60 hasta
  • Lebar = 6 hasta
  • Ada bunyi 6 alat music = Sangkakala, seruling, kecapi, rbab, gambus, serdam
  • Capnya = 66

Jadi antikristus adalah puncaknya: 666

Lalu apa sebenarnya 666?

Bangsa kuno tidak mengenal angka. Ini berbeda dengan zaman sekarang dimana huruf dipisahkan dengan angka. Mereka hanya mengenal huruf saja. Jadi, untuk menulis angka, mereka memakai huruf.

HURUF LATIN

Hanya ada 6 jenis huruf saja:

  • D = 500
  • C = 100
  • L = 50
  • X = 10
  • V = 5
  • I = 1

HURUF YUNANI

Tabel Huruf Yunani

Tabel Huruf Yunani

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HURUF IBRANI

Tabel Huruf Ibrani

Tabel Huruf Ibrani

Misalnya Yesus = Ἰησοῦς Iesous = 10 + 8 + 200 + 70 + 400 + 200 = 888

8 selalu melambangkan “new beginning “ – permulaan yang baru.

Antikristus = ……………………………………………………………………………. = 666

Nama antikristus ini masih menjadi rahasia, tetapi semua pasti digenapi bahwa jumlah namanya adalah 666. Dan kenyataan menunjukan bahwa angka 666 ini sudah menjadi worldwide!

  • Kode World baru = 666
  • Kartu bang nasional Australia = 666
  • Kartu kredit di USA = 666
  • Sepatu-sepatu yang dibuat di MEE, bagian dalamnya ada tulisan 666

Ada salah satu peramal yang terkenal bernama Jeanne Dixon yang pernah menegur Kennedy pada tahun 1963 untuk jangan pergi ke Dallas dan ternyata Kennedy akhirnya tertembak di Dallas. Dai pernah bermimpi, dia melihat suatu naga melintas dan kemudian dia meninggal. Dia mengatakan bahwa tanggal 5 Februari 1962, Antikristus sudah lahir. Jika memamg benar maka antikristus sekarang sudah berusia 50 tahunan, usia yang matang untuk mengambil tampuk kekuasaan. Who knows???

Jeane Dixon

Jeane Dixon

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Shalom

Bekasi 25- Sept – 2013

Bahaya Jika Tidur Menghadap Kipas Angin Yang Dihidupkan

kipas

Membaca sebuah artikel mengenai bahaya tidur mengahadap kipas angin yang dihidupkan membuat saya bertanya-tanya, apakah memang benar sedemikian bahanya.. lantas apakah tidur dengan AC yang menyala tidak kurang bahayanya??

Kipas angin ditemukan oleh Philip Dehl pada tahun 1882, namun sebenarnya sejarah awal kipas berasal dari India sekitar 500 SM disebut dengan punkha. Punkha adalah semacam kanvas yang ada bingkainya kemudian digantung diatas dan dihubungkan dengan tali. Para pelayana raja atau dsiebut  punkhawallahs menariknya sehingga bergerak maju – mundur.

Melihat sejarahnya kipas sangat membantun manusia ketika menghadapi hari yang gerah dan panas. Namun flocks tentu sebenarnya ada beberapa bahaya yang bisa terjadi ketika kita tidur menggunakan kipas angin. Penulis tidak sepenuhnya setuju dengan tulisan artikel diatas.

  • Dapat melukai bayi/anak jika penempatannya tidak tepat

Ini pernah terjadi kepada adek ku senidri ketika masih bayi tangan masuk kedalam kipas angin yang masih menyala sehingga membuat dia terluka dan sempat jatuh sakit. Namun sebenarnya ini terletak pada masalah penempatannya saja. Penggunaan kipas angin pada bayi sangat membantu menurunkan resiko sudden infant death syndrome (SIDS). Penelitian mengatakan dengan menaruh bayi pada ruangan yang memiliki kipas angin akan menurukan 72% sudden infant death syndrome (SIDS). Kipas angin disini berguna untuk membantu sirkulasi udara. Sudden infant death syndrome (SIDS) sangat riskan pada bayi yang lahir prematur karena mereka sangat rentan.

Kipas angin dapat menurunkan suhu saluran pernapasan atas bayi (pharynx) sehingga lingkungan micro organisme kurang begitu kondusive untuk bakteri menghasilkan racun berbahaya terutama Staphylococcus aureus dan Escherichia coli (penyebab utama SIDS)

  • Fan yang berdebu

Perhatikan juga kebersihan fan kita, seringkali kita cukup malas untuk membersihkan kipas angin dirumah, ditambah lagi jika dirumah kita memiliki peliharaan seperti kucing / anjing. Maka partikel debu dan bulu-bulu binatang ini akan menyebabkan effek alergi, sering kali kita akan mudah merasa sakit walau sebenarnya kita tidak sakit tetapi effek alergic yang tidak kita sadari

  • Tidur dengan kondisi kepala basah

Tidur dengan kepala basah sambil menyalakan kipas angin akan menurunkan daya tahan tubuh kita, sehingga ada baiknya sebelum tidur kita pastikan rambut sudah dikeringkan terlebih dahulu.

  • Mengeringkan sinus

Banyak kasus orang yang tidur dengan kipas angin menyala, orang tersebut akan merasa terkena flu hal ini mungkin disebkan karena sinus kita mengering cirinya ketika kita bangun dan kita merasa hidung kita kering dan badan kita tidak enak kemungkina besar sinus kita mengering.

 

Memang tidak semua orang mengalami gejala dan pengaruh yang disebutkan diatas, semua tergantung daya tahan tubuh seseorang, yang utama pastikan sirkulasi udara yang bagus ketika tidur. Tuhan Yesus memberkati

Survey Mission Trip II LittleFlocks “Kabupaten Tana Tidung” – Kalimantan Utara

Hi flocks, setelah tahun 2013 ini kita telah melakukan Mission Trip Pertama kita di desa Tumbang Habaun, maka kita punya kerinduan agar hal ini tidak berhenti. Tuhan membawa kita untuk menjangkau sodara-sodara kita di Kabupaten Tana Tidung, suku yang dominan disana ialah Suku Tidung (Muslim) dan Dayak Berusu, disamping itu memang beberap sub suku dayak yang lain seperti Lun Dayeh, Punan dan Kenyah.

Sebenarnya Suku Tidung dan Dayak Berusu adalah satu dayak yang sama, konon leluhurnya adalah kakak – adek, ini juga dpaat terlihat dari segi bahasa yang memiliki kemiripan, namun suku Tidung berbudayakan Melayu, karena sebagian besar sudah memeluk agama islam, sedangkan Dayak Berusu sebagian besar sudah masuk agama Kristen dan Katholik dan sebagian besar masih memegang tradisi yang kuat.

Kabupaten Tana Tidung adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia, yang disetujui pembentukannya pada Sidang Paripurna DPR RI pada tanggal 17 Juli 2007. Kabupaten ini merupakan pemekaran dari 3 wilayah kecamatan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur, yakni Kecamatan Sesayap, Sesayap Hilir dan Tanah Lia. Sejak tahun 2012, kabupaten ini merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Utara, seiring dengan pemekaran provinsi baru tersebut dari Provinsi Kalimantan Timur.

Mission Trip II LF kali ini akan dilakukan di Desa Sedulun, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Rute Menuju KTT (Kabupaten Tana Tidung) :

Rute Dari Jakarta:

Jakarta – Tarakan VIA udara jika bisa mendapatkan promo rata-rata harganya bisa 580 ribu – 700 ribuan (belum dihitung akibat kenaikan BBM)

Tarakan menuju KTT – Via Speed Boat sebelum kenaikan BBM 155 ribu

Jika dari Jakarta untuk save PP setidaknya menyiapkan budget 1,5 – 2 juta

Rute Dari Palangkaraya:

Jika tidak ingin ribet bisa via udara Palangkaraya – Jakarta – Tarakan bisa memakan biaya 3 jutaan

Atau

Palangkaraya – Banjarmasin Via darat sampai bandara bisa 170 ribuan (tapi jika rombongan apalagi punya keluarga yang bisa bawa mobil bisa tinggal sewa/carter atau pinjam)

Banjarmasin – Balikpapan Via udara – 300 – 400 ribuan

Balikpapan Tarakan – 500 ribuan

Tarakan menuju KTT – Via Speed Boat sebelum kenaikan BBM 155 ribu

Biaya PP dari Palangkaraya setidaknya siapkan budget 2 – 2,5 jutaan

Pada tanggal 22 Juni kami team LF dari Malinau melakukan survey dengan menggunakan motor (kurang lebih 2 jam perjalanan), peserta survey kali ini ada 6 orang. Dalam perjalanan kami sudah mendapat rintangan pertama ketika salah satu motor mengalami kerusakan gearnya.

Motor salah satu team LF mengalami kerusakan gear

Motor salah satu team LF mengalami kerusakan gear

Perjalanan yang sangat menakjubkan dan penuh tantangan karena beberapa jalan yang tidak baik

Dalam perjalanan melewati desa kenyah

Dalam perjalanan melewati desa kenyah

Hutan yang mulai rusak akibat perkebunan sawit

Hutan yang mulai rusak akibat perkebunan sawit

Gunung Rian

Gunung Rian

Sesampianya kami di Tana Tidung, kami mampir ke gereja GKII dan berkenalan dengan pendeta yang melayani disana, kemudian kami sharing tentang kerinduang pelayanan komunitas LF ini. Awalnya kami sempat ragu apakah ini tempat yang tepat untuk kita layani, kemudian kami memutuskan ke Sedulun (tidak jauh dari pelabuhan) awalnya kami hanya memoto lamin adat dayak berusu namun entah rasanya ada rasa cinta akan tempat ini..

Suasana Lamin Adat Dayak Berusu

Suasana Lamin Adat Dayak Berusu

Suasana Lamin Adat Dayak Berusu

Suasana Lamin Adat Dayak Berusu

Berbincang-bincang dengan hamba Tuhan GKII di Tana Tidung

Berbincang-bincang dengan hamba Tuhan GKII di Tana Tidung

Namun memang rencana Tuhan ketika sampai disana, ternyata baru saja selesai acara adat pernikahan Dayak Berusu, awalnya kami dikira mahasiswa yang hendak KKN di Desa Sedulun ini. Kemudian kami berkenalan dan mennceritakan tujuan dan apa itu LF, dan puji Tuhan yang kami ajak berdiskusi ialah ketua adat besar Dayak berusu, awalnya sempat agak formal (maklum belum pernah kenal), sudah sempat berpamitan mau pulang, lalu saya mencoba untuk meminum minumah khas orang dayak berusu “pengasih” sejenis tuak yang ditaruh dalam tempayan dan diisap dengan menggunakan bambu secara bergantian. Mungkin karena mereka melihat kami tidak jijik akan cara dan budaya mereka dan say ajuga ikut “menyipa” (makan sirih) mereka menjadi sangat terbuka dan bahkan awalnya yang hendak pulang kami dijamu makan dan menjadi tamu kehormatan mereka di lamin adatnya.

Salah seorang ibu bahkan bertanya kepada salah seorang anggota LF “kalian kok  ga jijik minum ini?, karena biasanya kalau orang luar yang kesini jijik”. Perlu diingat minum tuak di lamin adat adalah suatu kehormatan bagi orang Dayak Berusu, mereka tidak akan minum ini diluar lamin adat, dan team LF menghargai budaya ini bukan berarti kita mendukung kebiasaan mabuk-mabukan.

Berkenalan dengan ketua adat Dayak Berusu

Berkenalan dengan ketua adat Dayak Berusu

Diskusi dengan tokoh adat dayak berusu

Diskusi dengan tokoh adat dayak berusu

Foto Bersama Tokoh Adat Dayak Berusu

Foto Bersama Tokoh Adat Dayak Berusu

Mencoba meminum pengasih

Mencoba meminum pengasih

Mencoba minum pengasih

Mencoba minum pengasih

Makan sirih - Menyepa/menyipa

Makan sirih – Menyepa/menyipa

Dijamu makan di lamin adat Dayak Berusu - Telu (daging babi yang difermentasikan), Ikan Pari dan daun singkong

Dijamu makan di lamin adat Dayak Berusu – Telu (daging babi yang difermentasikan), Ikan Pari dan daun singkong

Minum Pengasih.. ini semacam kehormatan dalam adat dayak berusu,, kita akan bertanding meminum pengasih sampai tandanya terlewati (ranting ditaruh diatas tempayan) jika gagal akan diberi denda makan atau ditambah minum lagi

Minum Pengasih.. ini semacam kehormatan dalam adat dayak berusu,, kita akan bertanding meminum pengasih sampai tandanya terlewati (ranting ditaruh diatas tempayan) jika gagal akan diberi denda makan atau ditambah minum lagi

Bersantai di lamin adat Dayak berusu

Bersantai di lamin adat Dayak berusu

Bersantai di Lamin Adat Dayak Berusu

Bersantai di Lamin Adat Dayak Berusu

Suasan kekeluargaan didapat di lamin adat ini walaupun tidak saling kenal awalnya

Suasan kekeluargaan didapat di lamin adat ini walaupun tidak saling kenal awalnya

CIMG2689

Bahkan setelah kami selesai makan-makan, mereka pun hendak menjamu kami dengan tari-tarian mereka, namun karena kami harus kembali ke Malinau dan harus bertemu pendeta gereja-gereja lokal di Desa ini kami tidak bisa. Mereka berkata jika, mereka tahu kami akan datang mereka akan siapkan acara penyambutan.. sunggung pengalaman yang tak akan terlupakan merasakan keramahan Dayak Berusu, bahkan mereka menjadi sangat tertarik ketika mengetahui penulis juga adalah Dayak Ngaju.

Setelah dari lamin adat kami pun bergegas bertemu Ibu Dolfina pendeta GKPI dan mencari romo di gereja Katholik, namun sayangnya romo sedang pergi pelayanan. Dari pembicaraan kami, para pendeta ini sangat antusias dengan ide mission trip dan pembagian alkitab edisi anak-anak. Rencana kita adalah untuk membawa 500 eks alkitab untuk anak-anak di Tana Tidung.

Setelah berpamitan dengan warga Dayak berusu, tetua adat dan pendeta pelayanan disana, kami menyempatkan untuk berkunjung ke tenpat wisata (sekitar 1 jam dari Tana Tidung ini) yaitu air terjung gunung riam, pemandangannya sangat indah bahkan ada semacam kuburan mirip sandung (Dayak Ngaju) ditempat ini, sampai saat ini saya masih belum tahu kuburan dari sub suku dayak apakah ini..

Team Survey LF menuju air terjun sungai riam

Team Survey LF menuju air terjun sungai riam

Team Survey LF menuju air terjun sungai riam

Team Survey LF menuju air terjun sungai riam

Menikmati air terjun gunung rian

Menikmati air terjun gunung rian

Menikmati air terjun gunung rian

Menikmati air terjun gunung rian

Menikmati air terjun gunung rian

Menikmati air terjun gunung rian

Kuburan Dayak di Gunung Rian

Kuburan Dayak di Gunung Rian

 

Mari teman-teman LF yang mau terlibat dalam pelayanan ini, kita sama berjuang mengumpulkan dana untuk pembelian alkitab dan subsidi transportasi bagi teman-teman yang mau ikut pelayanan ini, kami akan kembali menjual baju kaos dan beberapa merchendise lainnya. Selain KTT ini kami sebenarnya juga punya kerinduan menjangkau Ambon-Maluku, namun kami masih belum menemukan link lokal yang bisa diajak bekerjasama. Mau tau lebih banyak tentang mission trip ini, silahkan menghubungi kami di group LF (facebook) atau kirimkan ke email kami di  little.flocks@yahoo.com
 

Laporan Mission Trip Tumbang Habaun – Part 2

Di hari ke tiga team LF di desa Tumbang Habaun, kami melihat begitu luar biasa antusiame warga kampung yang haus akan kebenaran Firman Tuhan, pada hari ketiga ini adalah KKR kaum muda dan umum. Seperti yang sempat kami laporkan ketika kami melakukan survey pertama ke desa Tumbang Habaun ini, kami sempat berkunjung ke salah satu sekolah SMP disana dan mereka sangat menantikan kedatangan team LF.

Awalnya acara ini memang dikhusukan buat para pemuda remaja, namun anak-anak dan orang tua juga tetap antusias untuk datang dan mengikuti acara ini.

Games sebelum acara KKR kaum muda dipimpin kak Mega dan kak Susva

Games sebelum acara KKR kaum muda dipimpin kak Mega dan kak Susva

Games sebelum acara KKR kaum muda - Kak Fitri

Games sebelum acara KKR kaum muda – Kak Fitri

Games sebelum acara KKR kaum muda

Games sebelum acara KKR kaum muda

Games sebelum acara KKR kaum muda - Kak Sari

Games sebelum acara KKR kaum muda – Kak Sari

Games sebelum acara KKR kaum muda - Kak Nona

Games sebelum acara KKR kaum muda – Kak Nona

KKR Remaja & Pemuda di pimpin kak Sari

KKR Remaja & Pemuda di pimpin kak Sari

Suasana KKR Remaja & Pemuda

Suasana KKR Remaja & Pemuda

Suasana KKR Remaja & Pemuda

Suasana KKR Remaja & Pemuda

Suasana KKR Remaja & Pemuda

Suasana KKR Remaja & Pemuda

Firman Tuhan disampaikan oleh Pst. Heru Johananta

Firman Tuhan disampaikan oleh Pst. Heru Johananta

Pst . Heru mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Pst . Heru mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Pst . Heru mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Pst . Heru mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Kak Cakra mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Kak Cakra mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Kak Mega mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Kak Mega mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Kak Ocy mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Kak Ocy mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Kak Maya mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Kak Maya mendoakan para remaja dan mendapat lawatan Tuhan

Firman Tuhan disampaikan oleh Pst. Heru Johananta

Firman Tuhan disampaikan oleh Pst. Heru Johananta

Anak ini dilawat Tuhan dan melihat Yesus datang menjamah hidupnya

Anak ini dilawat Tuhan dan melihat Yesus datang menjamah hidupnya

Lawatan Tuhan

Lawatan Tuhan

Kakak-kakak team LF melakukan perkenalan dengan remaja Tumbang Habaun

Kakak-kakak team LF melakukan perkenalan dengan remaja Tumbang Habaun

Peserta KKR Remaja & Pemuda

Peserta KKR Remaja & Pemuda

Kakak-kakak team LF melakukan perkenalan dengan remaja Tumbang Habaun

Kakak-kakak team LF melakukan perkenalan dengan remaja Tumbang Habaun

Kak Ocy Membagikan alkitab untuk remaja-remaja Tumbang Habaun

Kak Ocy Membagikan alkitab untuk remaja-remaja Tumbang Habaun

Remajanya masih malu-malu menerima alkitabnya hehe

Remajanya masih malu-malu menerima alkitabnya hehe

Team LF juga tidak berpangku tangan.. ikut bekerja menjaga kebersihan tempat tinggal

Team LF juga tidak berpangku tangan.. ikut bekerja menjaga kebersihan tempat tinggal

Team LF kelelahan setelah KKR Remaj

Team LF kelelahan setelah KKR Remaja

Setelah acara KKR kaum muda pada pagi harinya maka sore harinya adalah acara puncak mission trip Tumbang Habaun 2013 ini yaitu KKR umum, kali ini team LF mengusung thema Budaya Dayak, dengan mengenakan busana dayak team LF melayani dan pada akhir acara dilakukan Menari Manasai bersama..

Kak Maya dengan busana Dayak Lun Dayeh menyambut jemaat yang datang

Kak Maya dengan busana Dayak Lun Dayeh menyambut jemaat yang datang

Berdoa sebelum pelayana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Berdoa sebelum pelayana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

All out team LF dengan thema nuansa budaya Dayak

All out team LF dengan thema nuansa budaya Dayak

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Pst Heru menyampaikan firman Tuhan di KKR Puncak mission trip

Pst Heru menyampaikan firman Tuhan di KKR Puncak mission trip

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Manasai bersama jemaat sebagi acara penutup Mission Trip Tumbang Habaun

Manasai bersama jemaat sebagi acara penutup Mission Trip Tumbang Habaun

Manasai bersama jemaat sebagi acara penutup Mission Trip Tumbang Habaun

Manasai bersama jemaat sebagi acara penutup Mission Trip Tumbang Habaun

Manasai bersama jemaat sebagi acara penutup Mission Trip Tumbang Habaun

Manasai bersama jemaat sebagi acara penutup Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

Suasana KKR Puncak Mission Trip Tumbang Habaun

DSC_1076 DSC_1087

Tentu saja pada mission trip ini team LF tidak hanya melakukan pelayana, pada perjalanan pulang kita menyempatkan untuk mengunjungi tempat wisata di kabupaten gunung mas ini yaitu Batu Suli dan Air terjun “Danum Batu Mahasur” tentunya perjalanan yang menyenangkan..

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Suasana Desa di Batu Suli

Suasana Desa di Batu Suli

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Kak teguh beristrahat Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Kak teguh beristrahat Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Di Batu antang batu suli

Di Batu antang batu suli

menikmati air segar yang mengalir di batu suli

menikmati air segar yang mengalir di batu suli

Ini adlaah kaleka betang di batu suli

Ini adlaah kaleka betang di batu suli

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Perjalanan mendaki Bukit Batu Suli atau disebut juga upun batu

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Mobil terjebak di kubangan lumpur akibat hujan semalaman

Asik menikmati air terjun "Danum Batu Mahasur"

Asik menikmati air terjun “Danum Batu Mahasur”

Asik menikmati air terjun "Danum Batu Mahasur"

Asik menikmati air terjun “Danum Batu Mahasur”

Asik menikmati air terjun "Danum Batu Mahasur"

Asik menikmati air terjun “Danum Batu Mahasur”

Asik menikmati air terjun "Danum Batu Mahasur"

Asik menikmati air terjun “Danum Batu Mahasur”

Asik menikmati air terjun "Danum Batu Mahasur"

Asik menikmati air terjun “Danum Batu Mahasur”

Asik menikmati air terjun "Danum Batu Mahasur"

Asik menikmati air terjun “Danum Batu Mahasur”

Asik menikmati air terjun "Danum Batu Mahasur"

Asik menikmati air terjun “Danum Batu Mahasur”

Tentu ada saat bertemu tapi ada juga saat berpisah, dan perjumpaan yang singkat namun berkualitas telah membuat suatu ikatan persahabatan didalam komunitas LittleFlocks ini.. dan Mission tahun depan 2014 akan dilakukan di kabupaten Tanah Tidung – Kalimantan Utara, disana kita akan menjangkau sodara-sodara suku Punan dan Tidung.. suku punan adalah salah satu suku dayak yang masih suka tinggal dihutan dan suku Tidung adalah suku Melayu Dayak dan mayoritas bukan kristen… mari sobat LF terlibat dalam persiapan mission trip 2014 Kabupaten Tanah Tidung Kalimantan Utara..

Mengantar Kak Teguh ke bandara

Mengantar Kak Teguh ke bandara

Mengantar Kak Teguh ke bandara

Mengantar Kak Teguh ke bandara

Mengantar Kak Teguh ke bandara

Mengantar Kak Teguh ke bandara

Mengantar Kak Teguh ke bandara

Mengantar Kak Teguh ke bandara

Karokean sebelum semua berpisah kembali ketempat kerjanya masing-masing

Karokean sebelum semua berpisah kembali ketempat kerjanya masing-masing

Karokean sebelum semua berpisah kembali ketempat kerjanya masing-masing

Karokean sebelum semua berpisah kembali ketempat kerjanya masing-masing

Karokean sebelum semua berpisah kembali ketempat kerjanya masing-masing

Karokean sebelum semua berpisah kembali ketempat kerjanya masing-masing

Laporan Mission Trip Tumbang Habaun – Part 1

Sukacita pelayananPuji Tuhan akhirnya mission trip di desa Tumbang Habaun telah berhasil kita laksanakan dengan baik an tentunya ini untuk kepujian nama Tuhan. Melalui tulisan ini saya akan membagikan pengalaman dan kesaksian selama mission trip Tumbang Habaun.Seperti yang disharing sebelumnya dalam beberapa tulisan mengenai mission trip ini, tujuan awalnya sangat sederhana yaitu membagikan 100 eks alkitab edisi anak-anak, namun ternyata Tuhan membawa kita untuk berinovasi dalam setiap kegiatanNya. Dari 100 alkitab menjadi 300 alkitab, bahkan dalam survey ke-2 waktu itu kami membawa 100 eks alkitab dalam bahasa Dayak yang disumbangkan oleh ibu Intan Kemala. Awalnya kami tidak memplaningkan hal tersebut, ketika kami membagika alkitab ini, kami baru tahu bahwa pada akhir tahun 2012 yang lalu ada seorang ibu yang berdoa speerti ini:

“jatun beken kahandakkuh, aku cuman balaku doa mangat tau dinun alkitab dan buku nyanyi hong kutak itah” – tidak ada lain yang saya minta, saya cuman berdoa agar bisa mendapatkan alkitab dan buku nyanyi dalam bahasa dayak ngaju..

Puji Tuhan alkitab yang kita bagikan ini lengkap dengan nyanyian ungkupnya… suatu hal yang diluar pemikiran kami ternyata adalah cara Tuhan untuk menjawab doa ibu ini..

Team LF sedang menulis alkitab & nyanyi ungkup dalam bahasa Dayak Ngaju

Team LF sedang menulis alkitab & nyanyi ungkup dalam bahasa Dayak Ngaju

Peserta mission trip ini ada 13 orang, 2 orang dari Malinau, 1 orang dari jakarta, 1 orang dari Balikpapan, 1 orang dari Yogyakarta, 1 orang dari Kasongan, 7 orang dari Palangkaraya. Semua peserta mission trip mulai berkumpul di Palangkaraya pada tangal 7 Mei 2013. Perlu diketahui bahwa team LF sebelumnya banyak tidak pernah saling bertemu satu sama lain, kita beberapa hanya saling kenal lewat group Littleflocks beberapa bahkan tidak pernah kenal sama sekali. Dan inilah keunikan kita di LF, sempat ada kekhawatiran bagaimana menyatukan orang-orang yang tidak saling kenal ini dalam suatu pelayanan dan kalau bukan kuasa Roh Kudus maka tidak akan mungkin.

Banyak persoalan yang kami hadapi pada awalnya dari kesulitan mencari transportasi dan team musik yang mendadak tidak bisa ikut pelayanan tepat pada malam sebelum kita berangkat, tapi Puji Tuhan semua bisa teratasi.. berikut liputan kegiatan mission tripnya:

Team LF berdoa sebelum berangkat dari Palangkaraya ke desa Tumbang Habaun

Team LF berdoa sebelum berangkat dari Palangkaraya ke desa Tumbang Habaun

Team LF istirahat sejenak sebelum menyeberang sungai Kahayan di kota Kuala Kurun

Team LF istirahat sejenak sebelum menyeberang sungai Kahayan di kota Kuala Kurun

Anak-Anak Tumbang Habaun sudah menanti kedatangan team LF

Anak-Anak Tumbang Habaun sudah menanti kedatangan team LF

Anak-Anak Tumbang Habaun sudah menanti kedatangan team LF

Anak-Anak Tumbang Habaun sudah menanti kedatangan team LF

Anak-Anak Tumbang Habaun sudah menanti kedatangan team LF

Anak-Anak Tumbang Habaun sudah menanti kedatangan team LF

Team LF melakukan survey persiapan outbond anak-anak

Team LF melakukan survey persiapan outbond anak-anak

Anak-anak Tumbang habaun yang ceria menyambut kedatangan team LF

Anak-anak Tumbang habaun yang ceria menyambut kedatangan team LF

Team LF melakukan breafing persiapan outbond anak-anak

Team LF melakukan breafing persiapan outbond anak-anak

Sesampainya di desa Tumbang Habaun, team mempersiapkan otbond buat anak-anak dan persiapan panggung boneak untuk KKR anak. Jujur ini adalah persiapan dadakan, karena team kebanyakan baru bertemu dan kenal saat itu juga.

Team LF mempersiapkan panggung boneka "Jagau & Nyai" dan theme song "Yesus Sahabatku"

Team LF mempersiapkan panggung boneka “Jagau & Nyai” dan theme song “Yesus Sahabatku”

Team LF mempersiapkan panggung boneka "Jagau & Nyai" dan theme song "Yesus Sahabatku"

Team LF mempersiapkan panggung boneka “Jagau & Nyai” dan theme song “Yesus Sahabatku”

DAY-2 “Outbond & KKR anak”

Pada hari ke-2 bertepatang dengan perayaan Kenaikan Yesus, team LF diminta untuk melayani ibadah di gereja di desa Tumbang Habaun dan Tanjung Untung. Perjalanan teman-teman menuju tanjung Untung terhalangi oleh banjir sehingga mereka mau tidak mau harus berbasah-basahan menyebaringinya.

Team LF harus menyeberangi banjir untuk menuju desa Tanjung Untung

Team LF harus menyeberangi banjir untuk menuju desa Tanjung Untung

Team LF harus menyeberangi banjir untuk menuju desa Tanjung Untung

Team LF harus menyeberangi banjir untuk menuju desa Tanjung Untung

Seorang ibu dari desa Tanjung untung membawa anaknya yang sakit tetapi tidak bisa menyeberang karena jalan terputus oleh banjir. Dan team LF sama berdoa buat anak ini

Seorang ibu dari desa Tanjung untung membawa anaknya yang sakit tetapi tidak bisa menyeberang karena jalan terputus oleh banjir. Dan team LF sama berdoa buat anak ini

Suasana ibdah di gereja Tanjung Untung

Suasana ibdah di gereja Tanjung Untung

Suasana ibdah di gereja Tanjung Untung

Suasana ibdah di gereja Tanjung Untung

Pst. Heru Johananta - Pembicara yang kita undang untuk mission trip di Tumbang Habaun

Pst. Heru Johananta – Pembicara yang kita undang untuk mission trip di Tumbang Habaun

Suasana ibdah di gereja Tanjung Untung

Suasana ibdah di gereja Tanjung Untung

Team LF sedang mengajarkan theme song "Yesus Sahabatku"

Team LF sedang mengajarkan theme song “Yesus Sahabatku”

Sukacita Pelayanan

 

 

 

 

 

 

Kegiatan "Games" anak-anak

Kegiatan “Games” anak-anak

Kegiatan "Games" anak-anak

Kegiatan “Games” anak-anak

Kegiatan "Games" anak-anak - dipimpin kak Teguh

Kegiatan “Games” anak-anak – dipimpin kak Teguh

Kegiatan "Games" anak-anak - dipimpin Kak Mega

Kegiatan “Games” anak-anak – dipimpin Kak Mega

Kegiatan "Games" anak-anak

Kegiatan “Games” anak-anak

Kegiatan games anak-anak

Kegiatan games anak-anak

Kegiatan Games anak-anak

Kegiatan Games anak-anak

Kegiatan "Games" anak-anak

Kegiatan “Games” anak-anak

Kak Maya dan Ka Ocy membagikan alkitab ke anak-anak

Kak Maya dan Ka Ocy membagikan alkitab ke anak-anak

Anak ini asik membaca alkitab yang baru didapatnya..

Anak ini asik membaca alkitab yang baru didapatnya..

Bahagia setelah mendapatkan alkitab

Bahagia setelah mendapatkan alkitab

Kita akhirnya menyelesaikan kegiatan games yang seharusnya outbond sekitan jam 12.30 dan team LF harus segera bersiap untuk KKR anak-anak. Semua team LF akan berdandan badut, dan akan ada pentas boneka “dadakan” dan sekilas drama penyiksaan Yesus.

The best clown ever.. Kak Teguh

The best clown ever.. Kak Teguh

Kakak-kakak team LF

Kakak-kakak team LF

DSC_0524

Suasana KKR anak dipimpin kak Teguh

Suasana KKR anak dipimpin kak Teguh

Suasana KKR anak dipimpin kak Teguh

Suasana KKR anak dipimpin kak Teguh

My mom ikut mission trip LF

My mom ikut mission trip LF

Panggung boneka KKR anak-anak

Panggung boneka KKR anak-anak

Behind scene Panggung Boneka KKR LF

Behind scene Panggung Boneka KKR LF

Behind scene Panggung Boneka KKR LF

Behind scene Panggung Boneka KKR LF

Suasana KKR LF

Suasana KKR LF

Suasana KKR LF

Suasana KKR LF

DSC_0590 DSC_0613 DSC_0630 DSC_0639 DSC_0646 DSC_0647 DSC_0650 DSC_0683

Sejarah LittleFlocks

418177_279762318763546_672623792_nBanyak yang mungkin bertanya-tanya apa itu LittleFlocks? kali ini saya mau mencoba sharing cerita awal komunitas ini…

Mungkin memang seharusnya dari awal aku menceritakan sejarah awal LF ini. Sebenarnya benih-benih ini dimulai ketika aku mulai kerja di Jakarta. Ada suatu perubahan keadaan kerohanian, ketika kuliah do Jogja aktif pelayanan bersama teman-teman remaja, kemudian memasuki dunia kerja yang langsung tiba-tiba tidak ada lagi pelayanan seperti dahulu. Selama setahun mulai merasa kering kerohanian. Sempat berfikir untuk memulai pelayanan lewat internet, so tahun 2010 kita mencoba membuat page “Radikal Bagi Tuhan” di facebook , namun pada akhirnya tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Tahun 2011 aku pergi ke US, entah mengapa disana aku mulai suka menulis (sebelumnya aku ini bukan orang yang gemar menulis artikel apa lagi membaca) mulailah aku sering menulis notes di FB, isinya awalnya hanyalah kesaksian-kesaksian priabadi ku. Ketika balik ke Indonesia, terjadilah kasus penolakan FPI di Palangkaraya, saat itu berita yang beredar di media massa tidak berimbang, maka pada waktu itu aku menulis notes di FB ku berjudul “Menjawab Tuduhan FPI atas penolakan warga Dayak di Kalimantan Tengah” tak disangka-sangka notes ini dishare oleh 1000an orang, dan mulai banyak yang memberi saran untuk membuat blog. Tentu saja aku belum siap untuk membuat sebuah blog karena aku ini bukan orang yang rajin menulis.

Ketika kembali di Jakarta ditempat aku bekerja sudah lama persekutuan karyawannya vacuum, maka mulailah kami dengan bersama teman-teman kantor membentuk persekutuan karyawan.

Persekutuan Karyawan

Persekutuan Karyawan

Persekutuan Karyawan

Persekutuan Karyawan

Puncaknya kami rindu untuk mengadakan perayaan natal tahun 2011, saat itu planning perayaan natal akan kami buat di Panti Asuhan “Sinar Pelangi” di Bekasi, tak dinyana ternyata pihak management kantor tidak menyetujui perayaan natal ini membawa nama perusahaan tempat aku bekerja dan juga tidak setuju kami mengadakan persekutuan dikantor. Padahal persekutuan ini tidak mencuri jam kerja karena kita melakukan setiap Jumat pas jam makan siang dan acara natal ini pun kita tidak meminta uang dari perusahaan jadi murni swadaya. So kami tetap ingin mengadakan perayaan natal ini, maka nama perusahaan di proposal ini kami ganti, sempat bingung dengan nama yang akan digunakan dan saat itu Tuhan kasih rhema nama “Kawanan Kecil” atau didalam bahasa Inggrisnya Little Flocks, ini berasal dari ayat Alkitab

Lukas 12:32 Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.

Acara Perayaan Natal Persekutuan Karyawan "Kawanan Kecil" di Panti Asuhan Sinar Pelangi, Bekasi

Acara Perayaan Natal Persekutuan Karyawan “Kawanan Kecil” di Panti Asuhan Sinar Pelangi, Bekasi

Acara Perayaan Natal Persekutuan Karyawan "Kawanan Kecil" di Panti Asuhan Sinar Pelangi, Bekasi

Acara Perayaan Natal Persekutuan Karyawan “Kawanan Kecil” di Panti Asuhan Sinar Pelangi, Bekasi

Setelah perayaan natal itu Tuhan mulai taruh visi tentang kegerakan atas Indonesia, sebab begitu banyak hamba-hamba Tuhan yang menubuatkan akan terjadinya kebangunan rohani di Indonesia dan sampai hari ini belum terjadi. Tuhan taruh visi yang jelas bahwa kegerakan Tuhan melewati komunitas-komunitas, sebab organisasi gereja terlalu asik dengan dirinya, pembangunan fisik gedung dan para pemimpin gereja terlalu arogan untuk bersatu sebagai Tubuh Kristus. Visi ini pun Tuhan taruh didalam hati beberap teman-teman ku maka sebagai start awal kami membuat group di Facebook dengan nama “LittleFlocks” pada tanggal 27 Februari 2012 yang awalnya hanya bertujuan sebagai tempat untuk sharing FT dan pengajaran. Selain sharing lewat FB kita pun di area Jakarta mulai mencoba kopi darat untuk saling sharing FT dan mulailah group ini berkembang dan kita sudah melakukan beberap kali kopdar di berbagai daerah seperti Jakarta, Jogjakarta, Palangkaraya dan Balikpapan. Visi ini pun semakin dikuatkan melalui World Prayer Assembly di Jakarta, yang mengatakan ini waktunya kegerakan atas Indonesia, dan Tuhan bergerak melalui komunitas-komunitas

Kopdar Pertama di Balikpapan

Kopdar Pertama di Balikpapan

Kopdar Pertama di Jogjakarta

Kopdar Pertama di Jogjakarta

Kopdar ke-2 di TMII Jakarta dihadiri oleh Kak Esther, Teguh, Irene dan Tannya

Kopdar ke-2 di TMII Jakarta dihadiri oleh Kak Esther, Teguh, Irene dan Tannya

Kopdar pertama di Palangkaraya untuk membahas Mission Trip dihadiri oleh Mega, Agus, Ocy dan Bue Dion

Kopdar pertama di Palangkaraya untuk membahas Mission Trip dihadiri oleh Mega, Agus, Ocy dan Bue Dion

Kopdar LF pertama di Jakarta.. dihadiri oleh Andreas, Teguh, Tannya dan Kak Merry

Kopdar LF pertama di Jakarta.. dihadiri oleh Andreas, Teguh, Tannya dan Kak Merry

Kopdar LF pertama di Jakarta.. dihadiri oleh Andreas, Teguh, Tannya dan Kak Merry

Kopdar LF pertama di Jakarta.. dihadiri oleh Andreas, Teguh, Tannya dan Kak Merry

Sekian lama group ini berdiri kita masih belum menemukan sebuah visi yang cukup jelas arahnya kemana, sehingga lama beberap project atau ide LF yang terbengkalai.. namun Tuhan kembali memulikan anak-anakNya ketika pada bulan desember yang lalu kami mengadakan kopdar di Balikpapan, saat itu kami  saling share tentang kehidupan masing-masing dan menariknya masing-masing kami pada awalnya memiliki panggilan yang sama terhadap pelayanan tetapi cukup lama kami semua mulai kehilangan arah terhadap visi itu, lalu kamipun planning untuk kumpul masak-masak bareng dan berdoa bersama waktu itu yang hadir ada Kitty dan Billy.

Saat kami berdoa, kami menanyakan apa sih kehendak Tuhan bagi kami? Namun saat itu Tuhan kasih suatu hal yang jelas buat kami bahwa yang menjadi penghalang kami selama ini adalah ketidak percayaan kami sepenuhnya kepada Tuhan.. saat kami berdoa masing-masing kami merasakan pemulihan dan jamahan Tuhan, sejak saat itu Tuhan mulai membangkitkan api dan memperjelas visinya atas kelompok ini yaitu membawa kegerakan atas Indonesia… ya Indonesia.. sempat hampir seminggu lebih aku galau akan visi ini, karena visi ini terlalu muluk-muluk dan seperti mendaki gunung yang tak terdaki.. tetapi kita dengan beberap teman-teman LF saling cover didalam doa dan Tuhan tarus satu ayat yang sangat menguatkan didalam FT:

Mazmur 61:3 Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku.

Ini memang gunung yang terlalu tinggi tetapi Tuhan yang menuntun, maka oleh karena itu kami akan melakukan profetik action yaitu mendaki gunung Merapi, karena seumur hidup aku belum pernah mendaki gunung maka I will challange myself, why not I climb a real mountain. Rencananya kita akan mendaki gunung Merapi dan dipuncaknya kita akan mengibarkan panji-panji Allah dan berdoa atas Indonesia (detailnya akan kami share kan nanti)…

Lalu apakah LF memiliki kepengurusan, maka saya menjawab tidak ada, di LF kami rindu Tuhan secara bebas dan aktiv menggunakan kita semua. Sehingga siapapun yang memiliki visi yang Tuhan taruh buat kegerakan di kota kita masing-masing dan ingin membawa nama LF, anda tinggal sharekan di group resmi LF dan kita semua akan berusaha mensuport dengan semua kemampuan yang kita miliki baik itu doa, dana, ide, link atau apapun itu dan anda menjadi ketua atas project itu, walaupun tidak mesti kita bisa datang dan kita harus bertanggungjawab kepada Roh Kudus dan kepada semua anggota LF.  Sebab visi kita adalah menyalakan api Roh Kudus atas setiap anak-anak Tuhan di Indonesia dan kita tidak ingin dibatasi oleh tembok dogma, gereja, atau apapun.. visi kita Tubuh Kristus bersatu. Kami yakin Roh Kudus adalah Pribadi yang sangat kreative dan luar biasa, jika anda ingin terlibat didalam kegerakan Tuhan ayo mulai bersama-sama kita mencari Tuhan, saling cover didalam doa dan FT.

Namun untuk mencegah penyalahgunaan maka setiap event itu HARUS di postingkan di group FB dan blog resmi LF, dan setiap bentuk dana HANYA akan dikumpulkan disatu rekening saja yaitu atas nama Prasetya Ocytika, yang nantinya setiap bentuk pengeluaran akan dipertanggungjawabkan dipostingkan di group FB dan Blog.

Ini adalah waktunya kegerakan Tuhan atas Indonesia, apa yang kita lakukan mungkin hanyalah langkah kecil tetapi kita malakukan bagian kita untuk terlibat dan bukan hanya menonton saja. Ketika kita kopdar di Palangkaray Desember 2012 yang lalu Tuhan memberikan suatu ayat yang awalnya tidak kami fahami:

Mazmur 19:4-5 Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar;tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.

Awalnya ini tidak kami fahami, namun Tuhan mulai membukakan hal ini, project-project yang kita kerjakan mungkin saja kecil.. seperti Mission Trip ke Desa Tumbang Habaun, secara manusia apalah arti Tumbang Habaun dan kegerakan atas Indonesia. Namun melalui ini banyak orang mulai membicarakannya, bahkan orang-orang itu mengetahui bukan melalui blog/FB tetapi dari mulut kemulut. Inilah yang Tuhan maksudkan melalui ayat diatas tidak ada berita, tidak ada kata tetapi gemanya terpancar.. Haleluyah..

Inilah sekilas latar belakang LF… dan inilah waktunya kegerakan Tuhan terjadi atas Indonesia. Didalam satu visi yang Tuhan berikan ketika berdoa waktu kopdar Balikpapan.. Sebenarnya Tuhan itu sangat ingin mencurahkan berkatNya atas Indonesia, tetapi begitu sedikit tangan anak-anak Tuhan yang terangkat atas Indonesia. Sekarang waktunya bergerak para pahlawan Allah

Yoel 3:9 Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju!
3:10 Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!”

Mata bajak menjadi pedang, pisau penyabit rumput menjadi tombak.. artinya Tuhan akan memakai keseharian hidup kita di pekerjaan, kuliah, sekolah, pergaulan. Dan revival bukanlah KKR, bukan orang menangis-nangis tetapi ketika kita menghadirkan Kristus didalam keseharian kita dan Kristus dimuliakan, maka ketika Dia dimuliakan maka Ia akan menarik jiwa-jiwa datang kepadaNya..  Haleluyah!.. Salam kegerakan para pahlawan Kristus..

Desa Tumbang Habaun

Menindak lanjuti rencana “Mission Trip – Project 100 alkitab untuk anak-anak di pedalaman Kalimantan Tengah” pada awalnya kita masih kebingungan untuk mencari desa mana yang akan dilayani, akhirnya kita memilih untuk pergi ke Desa Tumbang Habaun, yang berada di Kabupaten Gunung Mas, Propinsi Kalimantan Tengah. Puji Tuhan akses jalan darat sudah tembus ke desa ini sekitar 6 jam dari kota Palangkaraya, dahulu jika menggunakan “klotok” (sejenis perahu motor / ketinting) bisa menempuh perjalanan 2 harian, memang tidak semua jalan sudah teraspal dengan baik. Listrik masih belum masuk kedesa ini, jadi para warga menggunakan jenset untuk menghidupkan listrik.

Suasana Desa Habaun - Menonton Pertandingan Volly

Suasana Desa Habaun – Menonton Pertandingan Volly

Team Survey LF ke desa Tumbang Manggu

CIMG2419

Pada tanggal 2-3 Januari 2013 ini kami beberapa team LF melakukan survey, kami berangkat sekitar jam 5 pagi dari Palangkaraya dengan mencarter sebuah mobil PP menghabiskan dana Rp 1.500.000,- di perjalanan kami menyempatkan untuk berhenti di air terjun “Batu Danum Mahasur” di daerah Kurun. Seumur hidup ku baru kali ini aku melihat air terjun di Kalimantan Tengah, dan sungguh indah pemandangannya dan mampu mengobati rasa penat karena perjalanan yang cukup jauh. Kami melanjutkan perjalanan dan melewati objek wisata sekaligus tempat keramat orang Dayak yaitu “Batu Suli”. Menurut legenda orang Dayak Ngaju dan Ot Danum, dahulu kala sebuah tebing batu yang disebut batu Suli pernah roboh sehingga menutup hubungan lalu-lintas ikan dari Kahayan Hulu ke Kahayan Hilir. Kejadian ini sungguh tidak mengenakan bagi bangsa Ikan. Lama kelamaan keadaan itu tidak tertahankan lagi bagi bangsa Ikan, meraka merasa seperti terpenjara akibat putusnya aliran sungai Kahayan itu. Masalah besar bangsa ikan itu harus dicarikan pemecahannya. Untuk menanggulanginya, kemudian para ikan berkumpul dan mengadakan musyawarah besar di Sungai Kahayan. Musyawarah besar bangsa ikan itu akhirnya menghasilkan keputusan yaitu untuk menegakkan kembali tebing yang telah roboh itu. Akhirnya pada hari yang telah disepakati ribuan bangsa ikan berkumpul untuk bersama-sama menegakkan tebing yang menghambat sungai Kahayan itu. Ikan tapa sesuai dengan hasi musyawarah ditunjuk sebagai mandor. Pekerjaannya mengharuskan ia terus-menerus berteriak-teriak secara lantang agar semangat para pekerja bangsa ikan itu selalu tinggi. Hanya ada satu ikan yang tidak mau iku bekerja sama yaitu ikan belida, ketika diajak ikan belida berkata “dia tulangkuh” (ungkapan ini artinya “aku nggak mau repot/malas aku” tapi arti harfiahnya “aku tidak punya tulang”) oleh karena itulah semua ikan menyumbangkan tulangnya untuk ikan belida sehingga dia menjadi bongkok karena mengangkat longsoran batu suli dan ikan ini menjadi banyak tulangnya.

Air Terjun Danum Batu Mahasur

Air Terjun Danum Batu Mahasur

Batu Suli

Batu Suli

Sekitar jam 11:30 kami tiba di Desa ini dan tinggal di rumah orang tua kakak ipar ku, siang itu juga kami ingin langsung bertemu dengan satu-satunya pendeta yang melayani gereja GKE disana. Tetapi ketika kita kerumah ibu pendeta ini, Ibu pendeta sedang melayani kurang lebih 8 rumah di desa-desa sekitar, sungguh pelayanan yang luar biasa melelahkan buat ibu pendeta ini. Untuk mengisi waktu kami menyempatkan pergi ke Sungai Suran. Sungai ini airnya sangat jernih berbeda dengan sungai Kahayan yang kecoklatan. Di Suran ini ada beberapa riam yang membuat kita harus cukup berhati-hati ketika melintasinya.

Selesai kita menikmati sungai Suran, kita mau mandi … nahhh ini yang akan saya sharingkan agar menjadi kesiapan teman-teman yang hendak mengikuti mission trip ini. Memang rata2 orang desa ini sudah memiliki kamar mandi dirumahnya, namun kadang air tidak jalan sehingga kita harus mandi di “batang” atau di pinggir sungai. Batang adalah semacam pelabuhan terapung pusat semua aktivitas seperti mencuci, mandi, mancing, tempat menambat kapal, buang air besar/kecil dan bahkan tempat memelihara babi. Batang yang ada di tempat kita akan tinggali ini ada 2 ekor babi disana, kadangkala kita harus siap jika perahu yang membawa “gita” / karet ditambatkan dibatang ini, karena baunya seperti kotoran. Nah teman-teman yang memiliki hati buat melayani harus belajar adaptasi dan siap untuk semua keadaan. Disarankan yang wanita untuk membawa sarung untuk mandi di batang.. kalau laki-laki mah bebas-bebas aja wkwkw

Batang - Tempat mandi, mencuci, pelihara babi, mancing dan buang air...

Batang – Tempat mandi, mencuci, pelihara babi, mancing dan buang air…

Siap-siap mandi di Batang

Siap-siap mandi di Batang

Perempuan yang mandi di batang sebaiknya menyiapkan "tapih" atau sarung

Perempuan yang mandi di batang sebaiknya menyiapkan “tapih” atau sarung

Kemudian kita bertemu ibu pendeta stelah beliau selesai pelayanan sekitar jam 5 sore, dan ibu ini sedang sibuk mempersiapkan makanan untuk ibadah pengucapan syukur di rumahnya keesokan harinya. Kita menjelaskan visi dan misi LF buat kegerakan Tuhan di desa Tumbang Habaun. Puji Tuhan ternyata ibu pendeta sangat terbuka untuk kita bisa membantu, apa lagi ternyata guru sekolah minggu di desa ini hanya ada satu orang, animo akan alkitab ini sangat besar karena banyak anak-anak Tuhan disana yang tidak memiliki alkitab, bahkan ada beberapa keluarga petobat baru yang tidak memiliki alkitab. Pendeta ini melayani 2 desa, jumlah anak sekolah minggu di kedua desa ini ada 200 anak itupun masih terbatas hanya pada gereja GKE, belum digabung dengan beberapa gereja lain disana. Awal project kita adalah memang membagikan 100 alkitab, kali ini harus kita tingkatkan menjadi 150 alkitab buat anak-anak dan kita juga akan mengusahakan alkitab untuk beberapa petobat baru yang tidak memiliki alkitab.

Suasana perbincangan dengan Ibu pendeta

Suasana perbincangan dengan Ibu pendeta

Seperti yang saya ceritakan diatas desa ini belum dialiri listrik, jadi untuk menghidupkan listrik penduduk menggunakan jenset, dan suasana malam dan subuh di desa ini sangat dingin jadi sangat disarankan untuk membawa baju yang cukup tebal untuk malam hari. Dalam perjalanan pulang kami melihat tempat billiard yang kebanyakan anak-anak SD apik memainkannya, memang karena kurangnya hiburan didesa ini sehingga permainan billiard dan volly lah menjadi tontononan yang menarik. Namun disayangkan perjudian dan kemabukan cukup menguasai tempat ini, didalam perjalan pulang kami melihat anak-anak SD yang piawai bermain billiard, bahkan ada satu anak yang sangat mahir.. aku berdoa anak ini bisa menjadi atlet billiard yang membanggakan bangsa dan negara dan tidak ada yang jatuh didalam kebiasaan berjudi dan kemabukan. Well itulah tugas kita bukan untuk membawa Kristus bagi sodara-sodara kita..

CIMG2517 CIMG2516

Sebelum aku lanjutkan lagi ceritaku.. saya mau mereview beberapa hal untuk kesiapan mission trip kita:

  1. Rencana acara kita yaitu pada tanggal 8-11 Mei 2013, diharapkan pada tanggal 8 Mei teman-teman sudah ada di Palangkaraya untuk kita bisa berangkat bersama ke desa ini.
  2. Acara kita ada: Outbond buat anak-anak, KKR buat anak-anak, KKR buat Pemuda Remaja dan KKR buat penduduk desa.. Disini butuh bantuan teman-teman untuk aktif terlibat didalam acara ini. Terutama buat outbond dan KKR anak. Kita akan mengambil tema “Yesus Jagoanku” – kemungkinan kita akan dressed up seperti super hero. Untuk konsep acara dan susunan kegiatan kita akan segera diinfokan
  3. Masing2 pribadi mau terlibat menyishkan uang PP Palangkaraya – Tumbang Habaun sebesar Rp. 300.000,-
  4. Mau terlibat karena tujuan kita pelayanan bukan wisata dan blend in dengan penduduk lokal yang sangat ramah dengan pendatang
  5. Menyiapkan baju tebal untuk malam hari dan obat2 yang perlu selama mission trip
  6. Membawa “tapih” / sarung bagi wanita untuk persiapan jika harus mandi di batang
  7. Rencananya kita juga akan membuat baju kaos LF untuk seragam kita, sekalian untuk menambahkan dana kita, mengenai design dan harga akan juga diinfokan.

Oke aku lanjukan ceritaku lagi, malam harinya kita membuat mezbah doa dirumah keluarga tempat kami tinggal, bahkan beberapa tetangga ada yang ikut, ketika kita berdoa Tuhan taruhkan suatu impressi, jika saja setiap rumah di desa ini membuat mezbah doa dan mengangkat pujian bagi Tuhan, seperti FT katakan “Tuhan bertahta di atas pujian umat-Nya” dan ini yang aku sharekan ketika kita membuat mezbah doa.

Keesokan harinya kami mau pergi ke sekolah di desa ini SD dan SMP, kita sudah siap-siap dari jam 7 pagi, karena berfikir biasanya anak-anak sekolah pada jam segitu. Ternyata ini yang menjadi keprihatinan kami lagi, anak-anak sekolah ini ibarat anak ayam kehilangan induknya, tenaga pengajar yang terbatas dan masih kurangnya dedikasi (mungkin kesejahteraan para guru juga kurang) yang membuat jam sekolah itu menjadi suka-suka gurunya, kebanyakan anak-anak di desa ini bersekolah dengan telanjang kaki atau menggunakan sandal tetapi semangat mereka sebenarnya besar untuk mengenyam pendidikan. Sebagai contoh ada beberapa anak SD pada pukul 8 sudah siap kesekolah tapi apa dinyana tidak ada guru saat itu, lalu kami pergi ke sekolah SMP nya. Kami sempat bertemu dengan beberapa anak SMP yang nongkrong di sebuah warung padahal sudah hampir jam 9 pagi, lalu kami bertanya “en keton sakola andau toh nah? – apakah kalian sekolah hari ini?” mereka menjawab “ya”, saat kami tanya jam berapa mereka masuk sekolah, mereka pun menjawab “dia katawan” – nggak tahu.. sedih rasanya, walaupun saat itu ada 2 guru yang sudah datang, tetapi para guru ini pun tidak bisa masuk ke ruang guru karena kepala sekolahnya tidak masuk dan membawa kuncinya.

Ada satu anak SMP yang sangat antusias dari sejak hari pertama dengan kegiatan pelayanan ini namanya Klara, saat itu Ocy meminta untuk mengumpulkan teman-temannya yang kristen, dengan antusias anak ini langsung berlari mengumpulkan teman-temannya (karena memang tidak ada pelajaran hari itu). Kamipun meminta ijin dengan guru yang ada, dan merekapun memberi ijin untuk kami mengadakan persekutuan singkat disekolah. Ada sekitar 40an anak yang hadir di persekutuan ini, kita ajak bernyanyi sambil bermain puji Tuhan responsenya sangat luar biasa, dan ketika kita bagikan Firman Tuhan hampir semua anak ini memutuskan untuk menerima Yesus dan beberap anak menangis ketika mereka berdoa untuk mengampuni, wow jamahan Tuhan luar biasa. Untuk menguji antusias mereka, selesai berdoa kami mengijinkan anak-anak ini untuk pulang karena persekutuan sudah selesai, tetapi hanya ada stau anak yang keluar untuk pulang.. sisanya masih mau bertahan di ruangan. Kak Ocy bertanya “kenapa kalian masih mau bertahan di ruangan? kita ga bagi-bagi duit, ga bagi-bagi hadiah” mereka semua menjawab mereka masih ingin mendengarkan Firman Tuhan.. WOW inilah awal kegerakan Tuhan atas bangsa ini.. Dan saat kita bertanya siapa yang tidak memilik alkitab di rumahnya, ada sekita 20 anak yang tidak memiliki alkitab sama sekali.. hati ini semakin hancur rasanya, bagaiman anak-anak ini bertumbuh didalam iman jika mereka tidak memiliki alkitab.. Oleh karena itu kami akan berusaha untuk mendapatkan alkitab buat remaja-remaja ini.. satu lagi yang menjadi pergumulan ku, anak-anak ini tidak bisa dibiarkan sendiri, kami rindu untuk mensuply renungan harian buat anak-anak yang memutuskan untuk menerima Kristus… Kami yakin Tuhan tidak akan membiarkan mereka sebagai anak yatim.. kitalah sebagai perpanjangan tangan Tuhan.. come on guys mari terlibat didalam kegerakan revival ini

Anak-anak SMP Tumbang Habaun yang kami layani

Anak-anak SMP Tumbang Habaun yang kami layani

CIMG2530

Anak-anak SMP Tumbang Habaun yang kami layani

Anak-anak SMP Tumbang Habaun yang kami layani

Selesai melayani SMP Tumbang Habaun, kami semua diundang untuk ikut ibadah pengucapan syukur di rumah ibu pendeta. Kagetnya aku ketika diminta untuk menyampaikan Firman Tuhan, aku berdoa dan memohon Tuhan memberikan hikmat untuk apa yang harus disampaikan. Saat itu Tuhan menaruh suatu impressi yang kuat didalam Galatia 5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Puji Tuhan ketika FT disampaikan (ini cerita iparku yang mendengarkan apa yang dikatan jemaat) banyak jemaat yang berkata “yoh bujur jekau – ya benar itu”, responsnya positive akan FT, aku yakin inilah pekerjaan Roh Kudus bagi desa ini, dan sebagai langkah awal untuk mewujudkan revival atas Indonesia. Saat kabtian itu kami bisa memperkanalkan visi dan misi kami, dan apa itu LF. Mungkin banyak teman-teman yang tidak tahu apa itu LF??

Suasana ibadah di Tumbang Habaun

Suasana ibadah di Tumbang Habaun

Awalnya dimulai dengan aku membuat persekutuan dikantor ku di Jakarta, dan ketika kita hendak membuat perayaan natal kita tidak diijinkan membawa nama perusahaan dan bahkan tidak diijinkan lagi mengadakan persekutuan. Tetapi kita berkata kita harus tetap jalan dan saat itu kami mengganti nama perusahaan kami menjadi kawanan kecil. Mulailah kami sering berkumpul dengan beberapa teman kosan dan kenal teman2 dari kantor dan gereja yang berbeda, kami merasakan bahwa ini waktunya kegerakan Tuhan atas Indonesia apalagi setelah World Prayer Assembly tahun lalu. Dan kami merasakan kegerakan Tuhan itu melewati komunitas, sebab dengan komunitas kita bisa menyatukan Tubuh Kristus, tidak ada kerinduan untuk membawa nama lembaga dan doktrin gereja tetapi Kristus.. (nanti akan aku posting sejarah awal komunitas LittleFlocks)… Feedback ini yang kami dengar dari warga Tumbang Habaun.. “jetoh je nggau ikei” – ini yang kami cari-cari, memang sebelumnya ada beberap lembag/orang yang membawa bantuan & pelayanan tetapi dengan tujuan politis, dan kali ini mereka melihat suatu yang berbeda dan tulus dari teman2 yang rindu akan kegerakan Tuhan bagi Indonesia, dan mereka sangat menanti-nantikan acara ini segera dilaksanakan.

Saat kami kembali pulang ke Palangkaraya, bahkan ada warga dari desa lain yaitu Tumbang Anoi yang meminta bantuan alkitab. Desa ini belum memiliki akses daratan. Secara sejarah orang Dayak, desa ini adalah tempat rapat damai semua suku dayak pada tahun 1894 untuk berhenti saling mengayau – tradisi saling memenggal kepala, hajipen – perbudakan, hapunu – saling membunuh dan mereka menghasilkan 96 hukum adat. Dimanas saat itu transportasi yang sangat sukar antar semua sub suku Dayak dan perbedaan bahasa.

Kami sadar kami ini terbatas, secara manusia dana kami tidak mencukupi untuk mengcover semua kerinduan ini.. tetapi puji Tuhan hari ini Tuhan menjawab kerinduan jemaat Tumbang Anoi. Hari ini tanggal 4 Januari kami menerima sumbangan 100 eks alkitab berbahasa Dayak Ngaju + Nyanyi Ungkup, sumbangan dari Kel. Intan Kemala. Guys, apakah kita hanya mau menjadi penonton atas kegerakan ini atau mau terlibat, tidak mesti harus dengan dana yang besar, anda bisa terlibat dengan tenaga, ide, atau menyebarkan informasi ini bagi orang lain.. Tuhan tidak butuh orang yang bisa tetapi orang yang mau menyerahkan apa yang ada padanya.. 5 ketul roti dan 2 ekor ikan saja Tuhan bisa lipat gandakan menjadi 5000. Mother Theresa pernah berkata “Aku tidak melakukan hal yang besar, tetapi hal yang kecil tetapi dengan kasih yang besar”

Sumbangan 100 eks alkitab Bahasa Dayak Ngaju + Nyanyi Ungkup

Sumbangan 100 eks alkitab Bahasa Dayak Ngaju + Nyanyi Ungkup

Yoel 3:9 Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju!
3:10 Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!”

Prasetya Ocy Tika : 08524Sembilan01088Satu

Cakra Wirawan : 08171Tiga164Tujuh

No Rek Kita:

Bank Mandiri KCP Pasar Kahayan

No Rek 159-00-0088258-8

a.n Prasetya Ocy Tika

Untuk mencegah adanya penyalahgunaan nama littleflocks.. Kami beritahukan, rekening yang kami gunakan hanya rek. Mandiri atas nama Prasetya Ocytika seperti yang tertulis diatas.. Dan akan selalu diupate di group LF Facebook dan di Blog.. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih

20130112-140353.jpg

Don’t hate me mom!

DON’T HATE ME MOM!
INI SEBUAH KISA IRONIS YANG TERJADI DI IRLANDIA
SAYA IBU TERBURUK DIDUNIA INI

Oh, Tuhan, ijinkan aku memceritakan hal ini,.. sebelum ajal menjemputku

20 tahun yang lalu saya melahirkan seseorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberikan nama Eric. Semakin lama Nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun sam mencega niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Ditahun kedua setelah Eric dilahirkan sayapun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampong kelahiran saya beserta Angelica, eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudia saya tinggal disebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar utang. Setahun.., 2 tahun.., 5 tahun.., 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkannya dia di asrama putri di sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

Sampai suatu malam.. malam dimana saya bermimpi tentang seorang anak… wajahnya agak tampan namun pucat sekali… ia melihat ke arah saya.

Sambil tersenyum berkata, “Tante, tante kenal mama saya? Saya lindu cekali mommy!”

Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, “tunggu.., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?”

“nama saya Elic, tante”

“Eric..?Eric.. ya Tuhan! Kau benar-benar Eric???”

Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga.

Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu. Rasanya mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati…, mati…, mati.. ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya, ya Eric, mommy akan menjemputmu Eric…

Sore itu saya memarkirkan mobil civic biru saya dismaping sebuha gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping.

“Marry, apa yang sebenarnya terjadi”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku, setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu, “tapi aku akan menceritakannya juga dengan terisak-isak…”

Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertia. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti Brad dari belakng. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric..

Saya meninggalkan eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu … gelap sekali… tidak terlihat sesuatu apapun juga! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan ruangan kecil itu.

Namun saya tidak menemukan siapapun juga didalamnya. Hanya ada sepotong kain butut yang tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama.. mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya…

Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, sayapun keluar dari ruangan itu.. air mata saya mengalir dengan deras.. saat itu saya hanya terdiam saja, sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyat ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia mengur saya dengan suaranya yang parau

“Heii….! Siapa kamu?? Mau apa kemari??”

Dengan memberanikan diri, sayapun bertanya, “ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal disini?”

Ia menjawab “kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya disini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil “mommy.. mommy” karena tidak tega saya terkadang memberikannya makan dan mengajaknya tinggal bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap harinya selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”
Sayapun membaca tulisan dikertas itu…

“mommy, mengapa mommy tidak pernah kembali lagi..? mommy marah sama eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi mommy harus berjanji kalu mommy tidak akan marah lagi sama Eric, bye mom…”
Saya menjerit histeris membaca surat itu “bu, tolong katakana..katakan dimana ia sekarang? Saya berjanji akan menyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi Bu,! Tolong katakana…”
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat (dengan nada lembut). Sehari sebelum nyonya dating, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia relah bertahan di belakang gubuk ini tanpa berani masuk kedalamnya. Ia takut apabila mommy-nya dating, moomynya akan pergi lagi bila melihatnya ada didalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat mommy nya dari belakang gubuk ini.. meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus berkeras menunggu nyonya disana. Nyonya dosa anda tidak terampuni”

Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi

Pesan:
Anak itu adalah harta yang berharga…
Penyesalan itu selalu dating terlambat