“A broken chair that broke my heart”

 

Well kali ini aku akan sahring suatu kejadian yang sederhana namun memberkan suatu pelajaran yang berharga buat saya.

“A broken chair that broke my heart” judul yang sedikit lebay..

Cerita ini aku mulai ketika aku mulai pindah ngekos di Bekasi, memang untuk ukuran kosan di daerah Jakarta coret ini, kosan ku termasuk yang cukup bagus, lengkap dengan kamar mandi dalam, kasur, meja, lemari dan tentunya kursi. Namun amat sayang kursi yang ada sungguh sangat tidak nyaman, tidak ada bantalan kurisnya dan juga tidak ada tempat bersandarnya. Inilah salah satu alasan juga mengapa aku menjadi malas menulis karena kursi yang tidak nyaman untuk menghabiskan waktu didepan laptop atau sekedar membaca-baca buku, bahkan karena terlalu lama duduk di kursi yang tidak nyaman itu membuat sakit hemmoroid ku kambuh (note: hemorroid adalah nama keren buat wasir heheh)

Singkat cerita, aku berfikir tidak berlebihan jika aku ingin membeli kursi yang sedikit nyaman untuk menghabiskan waktu bermalas-malasan sambil membaca atau hanya sekedar bermain laptop setelah seharian bahkan kadang harus sampe pagi bekerja. Maka pada hari Selasa kemaren pergilah aku ke salah satu hypermart di daerah Bekasi untuk membeli keperluan kamar kos baru ku dan tentunya kursi yang aku idam-idamkan. Kursi yang aku idamkan ialah roler chair yang sama seperti dikantor ada sandaranya dan bisa bergerak bebas dengan kursi baru ini.

Dengan penuh antusias aku membawa kursi ini ke kamar baru ku, serasa kamar ini akan lengkap dengan adanya kursi ini (lebay bgt heheh). Well singkat kisah ketika aku mencoba menduduki kursi ini, tiba-tiba terdengar suara “prakkkkk”, apa dinyana ternyata salah satu rodanya patah. Sungguh saat itu rasanya aku menjadi sangat kesal (perlu dicatat patahnya kursi ini bukan karena berat badan ku yang semakin mencapai kemontokan hehe). “This is piece of junk” , “This is just a crap” umpatku, aku merasa sangat kesal, aku mencoba menelepon hypermart dimana aku membelinya.

Ketika kita kehilangan damai sejahtera maka cenderung kita akan melakukan hal-hal yang bodoh. kadangkala tidak perlu melalu hal yang besar kadang dari hal yang kecil seperti kursi ku yang rusak. Hal ini mencuri damai sejahtera ku. Firman Tuhan berkata:

  • Wahyu  6:4 Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.

Pada hari-hari terakhir akan terjadi dimana orang-orang kehilangan damai sejahteranya, baik karena masalah ekonomi, perpolitikan, keamanan dsb. Kketika damai sejahtera hilang kita akan mudah mengalami stress. Salah seorang ahli endocrinologist Hans Selye (1975), mengkategorikan stress menjadi dua:

  1. Eustress: Stress yang bersifat positive, dimana ketika tertekan orang akan berusaha semampu dan sebaik mungkin. Contoh seorang pelari mendekati garis finish.
  2. Distress: Bersifat negative, dimana orang tertekan akan cenderung menutup diri atau bahkan melakukan hal-hal yang bodoh.

Now the question is? How to deal with it?

FT berkata :

Yes 32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

וְהָיָ֛ה(ve·ha·yah) מַעֲשֵׂ֥ה(ma·’a·seh) הַצְּדָקָ֖ה(ha·tze·da·kah) שָׁלֹ֑ום (sha·lo·vm;)וַֽעֲבֹדַת֙(va·’a·vo·dat) הַצְּדָקָ֔ה (ha·tze·da·kah,)הַשְׁקֵ֥ט(hash·ket) וָבֶ֖טַח(va·ve·tach) עַד־(ad-) עֹולָֽם׃(o·v·lam.) 

Jawabannya ialah kebenaran? lalu kita akan bertanya apa itu kebenaran? pertanyaan ini juga 2000 tahun yang lalu dipertanyakan oleh Pilatus kepada Yesus:

  • Yoh 18:37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: “Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus: “Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”
  • 18:38a Kata Pilatus kepada-Nya: “Apakah kebenaran itu?”

“Apakah kebenaran itu?”

Alkitab berkata kepada kita, bahwa Fiman Tuhan lah kebenaran itu:

  • Yohanes 17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Didalam bahasa Yunaninya digunakan kata Aletheia (ἀλήθεια), kata ini memiliki kesamaan makna dengan kata “kebenaran” הַצְּדָקָ֖ה(ha·tze·da·kah). And then what??

Mari kita kaji text asli Yesaya tadi:

1. Ma’aseh (מַעֲשֵׂ֥ה)

Akar kata: asah(עָשָׂה), yang artinya tindakan, usaha, perbuatan,Jadi ayat tadi semestinya berbunyi dimana ada usaha kita untuk hidup didalam kebenaran – jadi bukan hanya suatu yang pasif, tetapi ada suatu tindakan aktif untuk hidup didalam kebenaran, kebenaran tadi ialah Firman Tuhan.

Hari ini jika kita ingin tetap hidup dalam damai sejahtera ditengah keadaan yang tidak pasti, kebimbangan, damai sejatera itu tidak timbul dari pengalaman anda, atau teman-teman anda, tetapi seberapa anda mau mencari Dia.

  • Yesaya  55:6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
  • Matius  6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Beberapa waktu ini perusahaan tempat ku bekerja mengalami ketidakstabilan ekonomi, bahkan salah satu facility di Batam di shut down, tidak hanya itu juga, akan terjadi pengurangan tenaga kerja dari 700 orang menjadi 500 orang. Muncul kekhawatiran dikalang karyawan. Wajar kita mengalami khawatir ketika ada pengurangan tenaga kerja, tetapi jika kita hidup didalam kebenaran maka kita tidak akan mengalami kekhwatiran atau kehilangan damai sejahtera. Bahkan hidu kita akan tetap optimis, karena kita hidup berlandaskan janji-janji Tuhan yang Hidup.

2. va·’a·vo·dat (וַֽעֲבֹדַת֙)

Akar kata : Abodah/abodath (עֲבֹדָה): pekerjaan, tetapi kata Abodah ini selalu mengacu kepada Teffillah. Orang Yahudi selalu memiliki semboyan

eizohi Avodah shebelev? zu Teffilah. = What is the service of the heart? that is teffilah.

apa itu Teffilah??

Teffilah adalah doa, dimana dalam tradisi Yahudi doa mereka lakukan 3 kali sehari: Pagi, Siang dan malam. Biasanya ketika berdoa mereka akan mengikatkan Teffilin, semacam kotak kecil yang berisikan tulisan torah. Lalu mungkin kita bertanya bagaimana doa yang benar. Doa bukan hanya permohonan, bukan hanya puji-pujian tetapi menyatunya hati dan pikiran berpusat kepada Tuhan.

  • Matius  22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Ketika kita tidak mampu berkata apa-apa, tetapi hati dan pikiran kita berpusat kepada Tuhan maka kita sedang berdoa. Ketika kita mengalami penyatuan didalam Tuhan maka akan ada damai sejahteran.

Lalu apa effect kita melakukan hidup didalam Firman dan hidup didalam doa??

didalam Yesaya tadi kita akan menemukan 3 kata:

  • שָׁלֹ֑ום (sha·lo·vm;), Shalom memiliki makna “lengkap, penuh dan damai”. Ketika kita hidup didalam kebenaran dan doa, maka kita tidak akan pernah merasakan kurang, walaupun orang mungkin berkata kita kurang, gajih kecil atau bahkan terncam di PHK. Tetapi kita akan merasa penuh, lengkap tidak ada yang kurang.
  • הַשְׁקֵ֥ט(hash·ket) akar kata Shaqat: Tak terganggu, tenang. Diluar boleh ada isu-isu apapun, baik itu tentang kenaikan harga, PHK, susah mencari pekerjaan. Jika kita hidup dalam FT dan doa, hidup ini akan Shaqat, tenang tak akan terganggu. Inilah mungkin yang Daud ungkapkan “Walau seribu rebah disisiku, walau selaksa disebelah kanan ku”
  • וָבֶ֖טַח(va·ve·tach) akar kata Betach: Percaya diri, tidak buruk sangka. Kita akan selalu optimis, tidak akan mereka-reka hal yang buruk tentang masa depan bahkan terhadap orang lain, bahkan jikalaupun orang itu hendak berbuat jahat kepada kita.

Minggu 23 Oktober 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s