Leassons from “Starbucks”

Being notice and acknowledge by somebody is very important, entitas dan keberadaan kita perlu untuk diakui that’s why banyak orang melakukan banyak cara agar ia diakui dan diterima. That’s not wrong, karena memang manusia adalah mahluk sosial, we didn’t created to be a lonesome man.

Aku sudah lebih dari sebulan berada di kota balikpapan dan spot yang paling aku suka kalau ingin menulis atau sekedar santai adalah Starbucks di Balikpapan Plaza, I know harga minuman di Starbucks quite expensive makanya di Jakarta pun aku jarang-jarang pergi ke Starbucks. But I didn’t realize kenapa aku suka Starbucks yang ada di Balikpapan Plaza ini dan baru pagi ini aku baru menyadarinya. Setiap kali aku kesana pelayanya always call my name “Halo mas Cakra”… even aku hanya sekali menyebut namaku waktu pertama kali ke Starbuks ini.. Just how come they remember me?? dari sekian ratus pelanggan mereka dan tidak hanya satu pelayan, pelayan yang lain pun tahu namaku. I’ve been to another starbucks di Jakarta, Jogja dan Balikpapan but they never call my name..  hehe

Starbucks Balikpapan Plaza

Now I understand, ketika kita merasa diakui keberadaan kita we feels like in “home” even it simple by calling someones name… Starbucks Balikpapan Plaza ini cukup jauh dari tempat aku tinggal, but it wont stop me to come. Here’s the leasson learn for me, kadang kita tidak perlu harus seperti Mother Theresa to do something good.. Looks around you, greet them with love.. Pegawai di Starbucks mungkin melakukan itu karena that’s their job, they are paid to do so.. How if we could do that with genuine love?? Banyak orang mencari kasih and lost in their way because we are too ignorant. Gereja juga sekarang too ignorant, banyak gereja besar dewasa ini menjadi gereja yang autis, asik dengan duniannya sendiri, asik membangun gedung yang megah lengkap dengan AC dan sound system (tidak salah memang) but that’s not we are meant to be..

You know why jika kita baca di alkitab ribuan orang rela berbondong-bondong mengikuti Yesus bahkan sampai rela kelaparan?

Matius 14:13 Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka

Karena orang-orang ini adalah orang marginal, orang-orang yang tertindas baik oleh pemerintahan romawi dan juga para pemuka Yahudi, they sees hope and acceptance from Jesus. Dan orang-orang yang digerakan oleh belas kasihan akan menyembuhkan banyak orang.

Matius 14:14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.

Now what drives you??? a quote dari Bunda Theresa “Aku tidak melakukan hal yang besar, tetapi hal yang kecil tetapi dengan kasih yang besar” God Blesses you

2 thoughts on “Leassons from “Starbucks”

  1. Haaii mas chakra..
    Thanks for the very great notes yah..
    It was always nice to know you..
    Always be welcome to our place and makes them as your home also..

    Faithfully,
    Your barista,
    CZ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s